PEMERIKSAAN MALARIA



 Hai Guys Kali Ini saya Akan membahas tentang Ilmu Kesehatan, Dalam bahasan kali ini saya akan memberitahu kepada kalian, Bagaimana cara PEMERIKSAAN MALARIA itu, Apa Tujuannya Dan Nilai Normalnya. Dari pada lama Langsung saja kita mulai Pembahasannya CHECK IT OUT...



PEMERIKSAAN MALARIA

Tujuan                       : Untuk mengetahui adanya parasit malaria dalam darah

Prinsip                       : Satu tetes darah diwarnai dengan larutan Giemsa

Alat dan Bahan        :
·         Object Glass
·         Pipet tetes
·         Darah
·         Mikroskop
·         Reagen ( Methanol, Giemsa 3 %)
·         Oil Imersi

Cara Kerja     :

1.    Siapkan Object Glass Tanpa lemak

2.    Siapkan darah tanpa antikoagulan

3.    Buat hapusan Darah
a.    Tebal   → Teteskan 1 tetes darah lalu gunakan ujung objek galss lain untuk membentuk lingkaran dengan diameter ± 1 cm
b.    Tipis  →   Teteskan 1 tetes darah dibuat hapusan sehingga membentuk bagian tipis

4.    Diwarnai dengan Giemsa
-          Fiksasi menggunakan methanol selama 5 menit
-          Warnai darah tebal dan tipis dengan Giemsa 3% selama 20 – 30 Detik

Interprestasi Hasil          :

1.    Harus ada garis pada control
2.    Garis merah pada control dan pf = Plasmodium Falciparum positif
3.    Garis merah pada control dan pv = Plasmodium Vivax positif
4.    Tidak ada garis PF dan PV maka hasil negative

Pembahasan                  :

Malaria merupakan penyakit infeksi parasit yang disebabkan oleh plasmodium yang menyerang eritrosit dan ditandai dengan ditemukannya bentuk aseksual di dalam darah.Infeksi malaria memberikan gejala berupa demam, mengigil, anemia dan splenomegali.

Terdapat beberapa parasit yang dapat menyebabkan penyakit malaria.Yaitu plasmodium falciparum, vivax, malaria dan ovale.Parasit ini menggunakan nyamuk sebagai hospes definitifnya, yaitu nyamuk anopheles. Gejala klinis penyakit ini terdiri dari 3 tahap, yaitu periode dingin, periode padas dan periode berkeringat

 Lewat pemeriksaan mikroskopik yaitu melihat morfologi sel darah merah yang terinfeksi dan melihat asam nukleat pada parasit. Malaria ini dapat menyebabkan rasa sakit, gangguan otak hingga menyebabkan kematian

Sekian Pembahasan kali ini Semoga Bermanfaat Dan Terima Kasih Telah Membaca...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar